Artikel
Tanggal : 21/11/2008, dibaca 297 kali.
Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Sekolah harus dinamis dan kreatif dalam melaksanakan perannya untuk mengupayakan peningkatan kualitas/mutu pendidikan. Sekolah dengan berbagai keragamannya itu, diberikan kepercayaan untuk mengatur dan mengurus dirinya sendiri sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan anak didiknya. Agar mutu tetap terjaga dan agar proses peningkatan mutu tetap terkontrol, maka ada standar yang diatur dan disepakati secara nasional untuk dijadikan indikator evaluasi keberhasilan peningkatan mutu tersebut (adanya benchmarking). Standar nasional pendidikan meliputi: satandar kompetensi lulusan; standar isi; standar pendidik & tenaga kependidikan; standar proses; standar sarana & prasarana; standar pembiayaan; standar pengelolaan, dan standar penilaian pendidikan. Pengelolaan peningkatan mutu pendidikan berbasis sekolah dikenal dengan manajemen peningkatan mutu pendidikan berbasis sekolah (School Based Quality Management) atau School Based Quality Improvement. Sekolah dituntut untuk memberikan layanan pengembangan semua potensi peserta didik secara optimal menjadi kemampuan untuk hidup. Lulusan sekolah harus memiliki pengetahuan dan keterampilan serta berperilaku yang baik. Seorang guru mendapat tugas untuk mengajarkan pengetahuan, keterampilan dan sikap; melakukan penjaringan dan melaporkan hasil penilaian. Teknologi informasi membantu guru dan pengelola sekolah sebagai sistem informasi sekolah. Pengirim : Kembali ke Atas |
Artikel Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas |
Komentar :
Pengirim : alan -
[alanrm82@yahoo.com] Tanggal : 19/07/2009wah bagus
Pengirim : alan -
[aa@aa.com] Tanggal : 11/07/2009coba kirim
Kembali ke Atas
Visitors : 22915 visitors
Today : 53 users
Tanggal : 21/11/2008, dibaca 297 kali.